MEMBER EDSA STUDIO

Untuk kalian photographer profesional maupun amatir. Kami membuka member untuk rental studio foto. Apa keuntungan menjadi member? member mendapatkan potongan paket 3 jam IDR 20.000. Hemat Rp 20.000 setiap menggunakan paket 3 jam. 

Apa persyartannya? persyaratannya cukup mudah Registrasi & kirimkan Nama_No tlp_Foto (pribadi) ke WA kami 081212928100 atau email edsastudio@gmail.com.

mau lebih jelas lagi? hubungin CS kami 081212928100

 

------------------------------------------------------------------------------------------------

diposkan pada : 03-09-2018 16:16:19 Cara Memotret Objek Yang Bergerak

Cara Memotret Objek Yang Bergerak

 

C:\Users\user\Downloads\20161119WEC_Bahrain_Race_XT2-0841A.jpg

Ada beberapa teknik yang digunakan dalam cara memotret objek bergerak pada kamera, dengan memperhatikan objek-objek ini, diharapkan anda bisa memotret objek bergerak dengan baik tanpa disertai dengan blur atau kabut, berikut ini adalah cara yang harus diperhatikan :

  1. Pengaturan shutter speed, aperture, dan ISO

Shutter speed adalah kecepatan bukaan rana yang mempengaruhi pencahayaan. Shutter speed mempunyai satuan detik atau second yang menunjukan rentang kecepatan bukaan rana pada kamera tersebut. Semakin cepat shutter speednya, semakin besar cahaya yang masuk ke dalam kamera, begitu juga sebaliknya. Menghasilkan gambar yang maksimal pada objek yang bergerak berarti anda harus mengatur shutter speed pada angka yang tepat, anda bisa mengatur shutter speed misalnya 1/2000 detik hingga 1/8000 detik. Jika anda mengubah shutter speed, tentunya anda juga harus mengatur ISO dan aperture, ingat segitiga eksposur kan? Dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera kali ini, aperture atau bukaan pada lensa baiknya dibuat lebar (berarti angka dibelakang f/ kecil) sehingga akan menghasilkan efek blur dan fokus yang tertuju pada objek utamanya saja, anda bisa menggunakan aperture f/1.8, f/2.8, dan f/1.4. Mengenai ISO, anda bisa menyesuaikan pencahayaan alami pada lokasi nya, jika cahayanya cukup terang, anda tidak perlu mengunakan ISO yang tinggi karena hal itu hanya akan menyebabkan adanya noise pada foto.

  1. Mode Auto Fokus

Meskipun menggunakan mode manual untuk mengatur shutter speed, ISO, dan aperturenya, ketajaman dalam kamera atau fokus pada sebuah objek bergerak baiknya menggunakan pengaturan auto focus, hal ini akan mempercepat dan mempertajam lensa menangkap fokus pada objek yang dituju. Sekarang bayangkan jika anda menggunakan mode manual, mungkin anda akan kesulitan membidik objek misalnya objek burung yang terbang di angkasa, pesepak bola yang berlari, pebulu tangkis yang sedang melakukan smash, dan lainnya. Nah maka dari itu dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera,

  1. Menggunakan bantuan tripod

Tripod atau kaki tiga adalah alat stand yang membantu agar kamera dapat stabil (datar dan tegak) Tripod kadang-kadang menjadi hal yang paling malas dibawa oleh beberapa fotografer. Padahal, tripod memiliki banyak fungsi dan keuntungan jika digunakan dalam cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR kali ini. Menggunakan tripod dalam pemotretan objek yang cepat dapat meminimalisir blur yang disebabkan oleh tidak stabilnya kamera. Jika tidak menggunakan tripod, anda bisa menggunakan monopod atau alat bantu lain yang bisa membuat kamera tidak mudah goyang atau stabil.

  1. Gunakan mode continuous speed

Nah akhirnya kita memasuki cara memotret objek bergerak dengan kamera DSLR yang terakhir. Mode continuous speed akan memungkinkan anda dapat mengambil gambar lebih dari 1 ketika anda menekan tombol shutter 1 kali. Penekanan pada tombol shutter yang lama akan memungkinkan anda untuk mendapatkan hasil foto yang banyak, hasil tersebut bisa anda pilih yang terbagus. Beberapa kamera mempunyai kemampuan continuous speed yang berbeda, ada yang dapat menghasikan 10 frame dalam 1 kali tekan dan ada juga yang hanya menghasilkan 5 frame dalam sekali tekan.



 

Sumber : https://www.diykamera.com/4-cara-memotret-objek-bergerak-dengan-kamera-dslr/

 

Artikel lainnya »